<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>yudihastono.com &#187; Songwriting</title>
	<atom:link href="http://yudihastono.com/category/songwriting/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://yudihastono.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Thu, 18 Mar 2010 10:19:39 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.5</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<image>
<link>http://yudihastono.com</link>
<url>http://yudihastono.com/wp-content/plugins/maxblogpress-favicon/icons/favicon3.ico</url>
<title>yudihastono.com</title>
</image>
		<item>
		<title>Perbedaan Refrain dan Chorus</title>
		<link>http://yudihastono.com/songwriting/perbedaan-refrain-dan-chorus/</link>
		<comments>http://yudihastono.com/songwriting/perbedaan-refrain-dan-chorus/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Nov 2009 16:04:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yudihastono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Songwriting]]></category>
		<category><![CDATA[chorus]]></category>
		<category><![CDATA[difference between refrain and chorus]]></category>
		<category><![CDATA[perbedaan antara refrain dan chorus]]></category>
		<category><![CDATA[refrain]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yudihastono.com/?p=1448</guid>
		<description><![CDATA[Bagi Anda yang sedang belajar menulis lagu (yeee&#8230;saya juga masih belajar sih), hendaknya dipahami betul bahwa refrain berbeda dengan chorus. Yang terjadi selama ini, apa yang kita sebut-sebut sebagai refrain pada suatu lagu, ternyata adalah chorus. Saya sendiri juga baru menyadarinya ketika menghadiri Unlimited Worship Seminar 2008 yang diadakan di GBI Keluarga Allah, Solo. Pembicara [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignright" style="margin-left: 0px; margin-right: 0px;" src="http://yudihastono.com/wp-content/uploads/2009/11/Refrain-or-Chorus.jpg" alt="" width="247" height="150" />Bagi Anda yang sedang belajar menulis lagu (yeee&#8230;saya juga masih belajar sih), hendaknya dipahami betul bahwa <em>refrain</em> berbeda dengan <em>chorus</em>. Yang terjadi selama ini, apa yang kita sebut-sebut sebagai refrain pada suatu lagu, ternyata adalah <em>chorus</em>. Saya sendiri juga baru menyadarinya ketika menghadiri Unlimited Worship Seminar 2008 yang diadakan di GBI Keluarga Allah, Solo. Pembicara waktu itu adalah Joseph S Djafar, seorang musisi, arranger, songwriter yang sudah sangat kita kenal di blantika musik rohani. Bang Joseph waktu itu menekankan perbedaan ini. Lalu apa bedanya?</p>
<p>OK, saya sekarang akan berikan contoh lagu <em>Silent Night</em> (<em>Malam Kudus</em>), sebuah lagu Natal yang sangat terkenal dan melegenda, ditulis pada tahun 1816 oleh Pastur Austria bernama Joseph Mohr. Liriknya begini, saya ambil sepotong saja ya:</p>
<p style="text-align: center;"><em>Silent night, holy night<br />
All is calm, all is bright<br />
Round yon Virgin Mother and Child<br />
Holy Infant so tender and mild<br />
Sleep in heavenly peace<br />
Sleep in heavenly peace</em></p>
<p>Coba Anda perhatikan dua baris terakhir, <em>Sleep in heavenly peace</em>. Dua baris inilah yang disebut dengan <em>refrain</em>. Nah, sekarang coba nyanyikan dalam hati. Anda akan merasakan bahwa 2 baris ini seperti menjadi satu kesatuan dengan baris-baris sebelumnya. Tidak ada transisi atau perpindahan yang jelas yang menunjukkan bahwa bagian ini adalah bagian yang terpisah dari bagian lagu sebelumnya. Kelihatannya seperti <em>nyambung aja</em> gitu. Jadi, <em>refrain</em> bukan merupakan babak baru dalam suatu lagu. Biasanya hanya berupa bentuk pengulangan (Anda perhatikan bahwa lirik 2 baris terakhir adalah sama). Pengulangannya juga pendek (tidak sampai 8 bar). <em>Refrain</em> juga bukan merupakan bagian terpenting atau inti dari lagu. Fungsi dari <em>refrain</em> adalah sebagai respon atas bait yang mendahuluinya sekaligus menjadi resolusi atau penutup sebuah lagu.</p>
<p>Lain halnya dengan <em>chorus</em>. <em>Chorus</em> akan terlihat atau terdengar seperti babak baru dalam suatu lagu. Hal ini tentu saja berbeda dengan <em>refrain</em> yang notabene menjadi satu kesatuan dengan bait atau <em>verse</em> yang mendahulunya. Dalam <em>chorus</em>, ada suatu bentuk musik yang baru. <em>Chorus</em> ini juga biasanya lebih panjang (sekitar 8 bar atau bisa lebih). Berhubung ini bulan menjelang Natal, saya ambilkan contoh lagu Natal lagi untuk memberikan gambaran lebih jelas tentang <em>chorus</em>, Jingle Bells:</p>
<p style="text-align: center;"><em>Dashing through the snow<br />
In a one horse open sleigh<br />
O&#8217;er the fields we go<br />
Laughing all the way<br />
Bells on bob tails ring<br />
Making spirits bright<br />
What fun it is to laugh and sing<br />
A sleighing song tonight</em></p>
<p style="text-align: center;"><em>Oh, jingle bells, jingle bells<br />
Jingle all the way<br />
Oh, what fun it is to ride<br />
In a one horse open sleigh<br />
Jingle bells, jingle bells<br />
Jingle all the way<br />
Oh, what fun it is to ride<br />
In a one horse open sleigh</em></p>
<p>Jelas bahwa bagian kedua dari lagu ini adalah <em>chorus</em>. Lirik yang lebih panjang dan suasana musik atau lagu yang berbeda (babak baru) sudah cukup untuk menentukan bahwa bagian ini adalah <em>chorus</em> dari lagu <em>Jingle Bells</em>.</p>
<p><em>Chorus</em> inilah yang sekarang banyak kita jumpai dalam lagu-lagu pop di jaman sekarang, atau lebih tepatnya disebut lagu pop modern. Secara struktur, <em>chorus</em> ini memang sangat ideal dan sangat dibutuhkan oleh industri musik jaman sekarang. Dari segi struktur <em>chorus</em> memungkinkan untuk diulang sebanyak 2 kali atau lebih guna memenuhi durasi standar lagu pop modern saat ini, yaitu sekitar 3 hingga 4 menit (ada juga yang 5 menit atau lebih lho). Berbeda dengan <em>refrain</em>, <em>chorus</em> di lagu pop modern adalah bagian terpenting dan merupakan inti dari lagu. <em>Chorus</em> bukan hanya sekedar respon atau digunakan sebagai penutup. <em>Chorus</em> adalah bagian yang vital karena bagian lagu yang bisa &#8216;dijual&#8217; seringkali justru terdapat di <em>chorus</em> ini. Bagian lagu yang bisa dijual itu adalah <em>hook</em>, atau bagian lagu yang paling diingat. Namanya saja <em>hook</em>, jadi otomatis <em>hook</em> ini harus diulang-ulang sesering mungkin biar tambah <em>nyantol</em> ke telinga pendengar dan diingat terus. Otomatis <em>chorus</em> yang berisi <em>hook</em> ini yang diulang-ulang. Lagu-lagu <em>big hits </em>biasanya memiliki <em>chorus</em> dengan <em>hook</em> yang kuat.</p>
<p>Jadi sekarang mudah-mudahan jelas ya. <em>Refrain </em>itu beda dengan <em>chorus</em>. Jadi mestinya sekarang sudah fasih membedakan mana <em>refrain</em> dan mana yang <em>chorus</em>.</p>
<p>Semoga bermanfaat.</p>
<div class="sexy-bookmarks sexy-bookmarks-expand sexy-bookmarks-bg-sexy"><ul class="socials"><li class="sexy-facebook"><a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://yudihastono.com/songwriting/perbedaan-refrain-dan-chorus/&amp;t=Perbedaan+Refrain+dan+Chorus" rel="nofollow" class="external" title="Share this on Facebook">Share this on Facebook</a></li><li class="sexy-twitter"><a href="http://twitter.com/home?status=Perbedaan+Refrain+dan+Chorus+-+http://bit.ly/1r7Gpw+(via+@yudihastono)" rel="nofollow" class="external" title="Tweet This!">Tweet This!</a></li><li class="sexy-delicious"><a href="http://del.icio.us/post?url=http://yudihastono.com/songwriting/perbedaan-refrain-dan-chorus/&amp;title=Perbedaan+Refrain+dan+Chorus" rel="nofollow" class="external" title="Share this on del.icio.us">Share this on del.icio.us</a></li><li class="sexy-digg"><a href="http://digg.com/submit?phase=2&amp;url=http://yudihastono.com/songwriting/perbedaan-refrain-dan-chorus/&amp;title=Perbedaan+Refrain+dan+Chorus" rel="nofollow" class="external" title="Digg this!">Digg this!</a></li><li class="sexy-technorati"><a href="http://technorati.com/faves?add=http://yudihastono.com/songwriting/perbedaan-refrain-dan-chorus/" rel="nofollow" class="external" title="Share this on Technorati">Share this on Technorati</a></li><li class="sexy-reddit"><a href="http://reddit.com/submit?url=http://yudihastono.com/songwriting/perbedaan-refrain-dan-chorus/&amp;title=Perbedaan+Refrain+dan+Chorus" rel="nofollow" class="external" title="Share this on Reddit">Share this on Reddit</a></li><li class="sexy-stumbleupon"><a href="http://www.stumbleupon.com/submit?url=http://yudihastono.com/songwriting/perbedaan-refrain-dan-chorus/&amp;title=Perbedaan+Refrain+dan+Chorus" rel="nofollow" class="external" title="Stumble upon something good? Share it on StumbleUpon">Stumble upon something good? Share it on StumbleUpon</a></li><li class="sexy-friendfeed"><a href="http://www.friendfeed.com/share?title=Perbedaan+Refrain+dan+Chorus&amp;link=http://yudihastono.com/songwriting/perbedaan-refrain-dan-chorus/" rel="nofollow" class="external" title="Share this on FriendFeed">Share this on FriendFeed</a></li><li class="sexy-yahoobuzz"><a href="http://buzz.yahoo.com/submit/?submitUrl=http://yudihastono.com/songwriting/perbedaan-refrain-dan-chorus/&amp;submitHeadline=Perbedaan+Refrain+dan+Chorus&amp;submitSummary=Bagi%20Anda%20yang%20sedang%20belajar%20menulis%20lagu%20%28yeee...saya%20juga%20masih%20belajar%20sih%29%2C%20hendaknya%20dipahami%20betul%20bahwa%20refrain%20berbeda%20dengan%20chorus.%20Yang%20terjadi%20selama%20ini%2C%20apa%20yang%20kita%20sebut-sebut%20sebagai%20refrain%20pada%20suatu%20lagu%2C%20ternyata%20adalah%20chorus.%20Saya%20sendiri%20juga%20baru%20menyadarinya%20ketika%20mengha&amp;submitCategory=science&amp;submitAssetType=text" rel="nofollow" class="external" title="Buzz up!">Buzz up!</a></li><li class="sexy-google"><a href="http://www.google.com/bookmarks/mark?op=add&amp;bkmk=http://yudihastono.com/songwriting/perbedaan-refrain-dan-chorus/&amp;title=Perbedaan+Refrain+dan+Chorus" rel="nofollow" class="external" title="Add this to Google Bookmarks">Add this to Google Bookmarks</a></li><li class="sexy-myspace"><a href="http://www.myspace.com/Modules/PostTo/Pages/?u=http://yudihastono.com/songwriting/perbedaan-refrain-dan-chorus/&amp;t=Perbedaan+Refrain+dan+Chorus" rel="nofollow" class="external" title="Post this to MySpace">Post this to MySpace</a></li><li class="sexy-mixx"><a href="http://www.mixx.com/submit?page_url=http://yudihastono.com/songwriting/perbedaan-refrain-dan-chorus/&amp;title=Perbedaan+Refrain+dan+Chorus" rel="nofollow" class="external" title="Share this on Mixx">Share this on Mixx</a></li><li class="sexy-newsvine"><a href="http://www.newsvine.com/_tools/seed&amp;save?u=http://yudihastono.com/songwriting/perbedaan-refrain-dan-chorus/&amp;h=Perbedaan+Refrain+dan+Chorus" rel="nofollow" class="external" title="Seed this on Newsvine">Seed this on Newsvine</a></li><li class="sexy-designfloat"><a href="http://www.designfloat.com/submit.php?url=http://yudihastono.com/songwriting/perbedaan-refrain-dan-chorus/&amp;title=Perbedaan+Refrain+dan+Chorus" rel="nofollow" class="external" title="Submit this to DesignFloat">Submit this to DesignFloat</a></li><li class="sexy-linkedin"><a href="http://www.linkedin.com/shareArticle?mini=true&amp;url=http://yudihastono.com/songwriting/perbedaan-refrain-dan-chorus/&amp;title=Perbedaan+Refrain+dan+Chorus&amp;summary=Bagi%20Anda%20yang%20sedang%20belajar%20menulis%20lagu%20%28yeee...saya%20juga%20masih%20belajar%20sih%29%2C%20hendaknya%20dipahami%20betul%20bahwa%20refrain%20berbeda%20dengan%20chorus.%20Yang%20terjadi%20selama%20ini%2C%20apa%20yang%20kita%20sebut-sebut%20sebagai%20refrain%20pada%20suatu%20lagu%2C%20ternyata%20adalah%20chorus.%20Saya%20sendiri%20juga%20baru%20menyadarinya%20ketika%20mengha&amp;source=yudihastono.com" rel="nofollow" class="external" title="Share this on Linkedin">Share this on Linkedin</a></li><li class="sexy-misterwong"><a href="http://www.mister-wong.com/addurl/?bm_url=http://yudihastono.com/songwriting/perbedaan-refrain-dan-chorus/&amp;bm_description=Perbedaan+Refrain+dan+Chorus&amp;plugin=sexybookmarks" rel="nofollow" class="external" title="Add this to Mister Wong">Add this to Mister Wong</a></li><li class="sexy-scriptstyle"><a href="http://scriptandstyle.com/submit?url=http://yudihastono.com/songwriting/perbedaan-refrain-dan-chorus/&amp;title=Perbedaan+Refrain+dan+Chorus" rel="nofollow" class="external" title="Submit this to Script &amp; Style">Submit this to Script &amp; Style</a></li><li class="sexy-blinklist"><a href="http://www.blinklist.com/index.php?Action=Blink/addblink.php&amp;Url=http://yudihastono.com/songwriting/perbedaan-refrain-dan-chorus/&amp;Title=Perbedaan+Refrain+dan+Chorus" rel="nofollow" class="external" title="Share this on Blinklist">Share this on Blinklist</a></li><li class="sexy-diigo"><a href="http://www.diigo.com/post?url=http://yudihastono.com/songwriting/perbedaan-refrain-dan-chorus/&amp;title=Perbedaan+Refrain+dan+Chorus&amp;desc=Bagi%20Anda%20yang%20sedang%20belajar%20menulis%20lagu%20%28yeee...saya%20juga%20masih%20belajar%20sih%29%2C%20hendaknya%20dipahami%20betul%20bahwa%20refrain%20berbeda%20dengan%20chorus.%20Yang%20terjadi%20selama%20ini%2C%20apa%20yang%20kita%20sebut-sebut%20sebagai%20refrain%20pada%20suatu%20lagu%2C%20ternyata%20adalah%20chorus.%20Saya%20sendiri%20juga%20baru%20menyadarinya%20ketika%20mengha" rel="nofollow" class="external" title="Post this on Diigo">Post this on Diigo</a></li><li class="sexy-twittley"><a href="http://twittley.com/submit/?title=Perbedaan+Refrain+dan+Chorus&amp;url=http%3A%2F%2Fyudihastono.com%2Fsongwriting%2Fperbedaan-refrain-dan-chorus%2F&amp;desc=Bagi%20Anda%20yang%20sedang%20belajar%20menulis%20lagu%20%28yeee...saya%20juga%20masih%20belajar%20sih%29%2C%20hendaknya%20dipahami%20betul%20bahwa%20refrain%20berbeda%20dengan%20chorus.%20Yang%20terjadi%20selama%20ini%2C%20apa%20yang%20kita%20sebut-sebut%20sebagai%20refrain%20pada%20suatu%20lagu%2C%20ternyata%20adalah%20chorus.%20Saya%20sendiri%20juga%20baru%20menyadarinya%20ketika%20mengha&amp;pcat=Internet&amp;tags=" rel="nofollow" class="external" title="Submit this to Twittley">Submit this to Twittley</a></li><li class="sexy-mail"><a href="mailto:?subject=%22Perbedaan%20Refrain%20dan%20Chorus%22&amp;body=I%20thought%20this%20article%20might%20interest%20you.%0A%0A%22Bagi%20Anda%20yang%20sedang%20belajar%20menulis%20lagu%20%28yeee...saya%20juga%20masih%20belajar%20sih%29%2C%20hendaknya%20dipahami%20betul%20bahwa%20refrain%20berbeda%20dengan%20chorus.%20Yang%20terjadi%20selama%20ini%2C%20apa%20yang%20kita%20sebut-sebut%20sebagai%20refrain%20pada%20suatu%20lagu%2C%20ternyata%20adalah%20chorus.%20Saya%20sendiri%20juga%20baru%20menyadarinya%20ketika%20mengha%22%0A%0AYou%20can%20read%20the%20full%20article%20here%3A%20http://yudihastono.com/songwriting/perbedaan-refrain-dan-chorus/" rel="nofollow" class="external" title="Email this to a friend?">Email this to a friend?</a></li><li class="sexy-comfeed"><a href="http://yudihastono.com/songwriting/perbedaan-refrain-dan-chorus/feed" rel="nofollow" class="external" title="Subscribe to the comments for this post?">Subscribe to the comments for this post?</a></li></ul><div style="clear:both;"></div></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yudihastono.com/songwriting/perbedaan-refrain-dan-chorus/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Waktu Tepat Untuk Menulis Lagu</title>
		<link>http://yudihastono.com/songwriting/waktu-tepat-untuk-menulis-lagu/</link>
		<comments>http://yudihastono.com/songwriting/waktu-tepat-untuk-menulis-lagu/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Nov 2009 05:17:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yudihastono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Songwriting]]></category>
		<category><![CDATA[best time to write a song]]></category>
		<category><![CDATA[kapan menulis lagu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yudihastono.com/?p=1437</guid>
		<description><![CDATA[Ada pertanyaan seperti ini. Ada nggak sih waktu yang paliiiiiiiing tepat buat nulis lagu? Bisa nggak kita menulis lagu setiap semau kita? Jawaban saya adalah, bisa! Anda bertanya lagi, &#8220;Masa iya? Yang benar saja.&#8221; Gimana kalo kita pas lagi dalam suasana hati yang buruk banget. Apakah masih bisa menulis lagu? Bisa, jawab saya. Kalo kita [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ada pertanyaan seperti ini. Ada nggak sih waktu yang paliiiiiiiing tepat buat nulis lagu? Bisa nggak kita menulis lagu setiap semau kita? Jawaban saya adalah, bisa! Anda bertanya lagi, &#8220;Masa iya? Yang benar saja.&#8221; Gimana kalo kita pas lagi dalam suasana hati yang buruk banget. Apakah masih bisa menulis lagu? Bisa, jawab saya. Kalo kita memang mau ya pasti bisa. Anda mungkin tidak percaya dan bertaya lagi, &#8220;Gimana kalo pas nggak ada inspirasi?&#8221; Begini, mendingan kita bikin cerita saja. Tapi sebelumnya, kita coba samakan dulu persepsi kita tentang menulis lagu (<em>songwriting</em>).</p>
<p>Saya sebenarnya lebih suka memakai istilah mencipta lagu. Namun karena dalam bahasa Inggris lebih dikenal istilah <em>songwriting</em>, otomatis padanan katanya menjadi penulisan lagu. Kenyataannya, proses yang sebenarnya terjadi adalah bukan sekedar menulis tapi kita berkreasi. Pemakaian istilah mencipta lebih menggambarkan prosesnya, yaitu proses berkreasi membuat sebuah lagu. Saat kita berkreasi, kita memerlukan adanya bahan bakar yang disebut inspirasi. Anda mungkin sekarang bertanya lagi, &#8220;Gimana kalo inspirasinya nggak kunjung datang?&#8221; Nah, di sini Anda perlu sedikit mengubah cara pandang Anda tentang inspirasi. Sebelum saya jawab pertanyaan, ada sepenggal cerita tentang Mr. Bejo. Cerita fiktif lho ini. Bukan betulan. Kalo ada kesamaan nama atau tempat ya itu karena kebetulan saja. Lho, malah kaya mau nonton sinetron saja :). Ok begini ceritanya.</p>
<p>Hari itu hari terberat buat Mr. Bejo. Itu adalah hari di mana Mr. Bejo di PHK. Sepulang dari kantor Mr. Bejo terjebak kemacetan selama 3 jam. Di perjalanan Mr. Bejo mendapat kabar bahwa rumah kontrakannya kemalingan. Sampai di rumah Mr. Bejo menyaksikan barang-barang di rumahnya berantakan dan tak lama kemudian pacarnya menelepon dan mengakhiri hubungan mereka. Setelah itu, tiba-tiba maag Mr. Bejo kambuh karena ia telat makan gara-gara tidak mengisi perut selama terjebak kemacetan tadi. Mr. Bejo mau keluar makan enggan karena di luar ternyata hujan deras sekali. Akhirnya Mr. Bejo terpaksa makan nasi  goreng dorongan yang rasanya ke mana-mana nggak jelas. Maag Mr. Bejo sudah berangsur pulih. Ia kemudian menonton acara TV kesukaannya dan perasaannya pun sudah mulai membaik. Mr. Bejo mau menulis lagu? Tidak bisa. Hari itu hari terberat buat Mr. Bejo. Ia merasa tidak ada inspirasi. Jika alasannya karena capek, perlu istirahat, OK..<em>that&#8217;s fine</em>, nggak bisa dipaksaain. Tapi kalo alasannya nggak ada inspirasi&#8230;.tunggu dulu.</p>
<p>Nah, sampai di sini perlu ditelaah lagi bahwa sebenarnya semua kejadian yang kita alami entah itu baik atau buruk <span style="text-decoration: underline;">dapat dijadikan inspirasi</span>. Kalo kita lihat lagi, berapa banyak kejadian yang dialami Mr. Bejo yang bisa dijadikan lagu? Yes, semuanya! Dari semuanya itu, sebenarnya Mr. Bejo bisa pilih satu atau dua kejadian saja dan mengembangkannya menjadi sebuah ide cerita yang dituangkan dalam lagu.</p>
<blockquote><p>Inspirasi itu bisa dicari.</p></blockquote>
<p>Ide tema lagu seperti <em>Trapped by the Jam</em>, bisa saja muncul dari pengalaman saat terjebak kemacetan. Atau mungkin <em>Sampai di Sini</em> atau <em>Goodbye My Love</em> atau mungkin<em> Kukan Menunggu</em> (kalo soal cinta mah banyak banget idenya) yang bisa saja muncul dari pengalaman putus cinta. Bahkan tema-tema tadi bisa juga dijadikan <em>hook</em>-nya.</p>
<p>Intinya, seorang <em>songwriter</em> harus bisa memanfaatkan bukan hanya kejadian yang enak-enak saja tapi juga kejadian-kejadian yang nggak enak untuk menjadikannya sebuah inspirasi dan menuangkannya ke dalam bentuk lagu. Satu hal lagi, inspirasi adalah sesuatu yang bisa dicari. Kita tidak mungkin membuat lagu hanya mengandalkan datangnya sang inspirasi. Gimana kalo inspirasi nggak kunjung datang selama berbulan-bulan? Apakah itu berarti kita tidak berkarya selama berbulan-bulan? CD lagu-lagu, video clip, cerita dari novel, pengalaman dari teman, perkataan teman, khotbah bahkan kumpulan atau koleksi lirik di internet juga bisa mendatangkan inspirasi. Bangun suasana hati untuk mencipta lagu, siapkan hati untuk menerima inspirasi dan inspirasipun akan datang.</p>
<p>Semoga bermanfaat.</p>
<div class="sexy-bookmarks sexy-bookmarks-expand sexy-bookmarks-bg-sexy"><ul class="socials"><li class="sexy-facebook"><a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://yudihastono.com/songwriting/waktu-tepat-untuk-menulis-lagu/&amp;t=Waktu+Tepat+Untuk+Menulis+Lagu" rel="nofollow" class="external" title="Share this on Facebook">Share this on Facebook</a></li><li class="sexy-twitter"><a href="http://twitter.com/home?status=Waktu+Tepat+Untuk+Menulis+Lagu+-+http://bit.ly/2SFE3H+(via+@yudihastono)" rel="nofollow" class="external" title="Tweet This!">Tweet This!</a></li><li class="sexy-delicious"><a href="http://del.icio.us/post?url=http://yudihastono.com/songwriting/waktu-tepat-untuk-menulis-lagu/&amp;title=Waktu+Tepat+Untuk+Menulis+Lagu" rel="nofollow" class="external" title="Share this on del.icio.us">Share this on del.icio.us</a></li><li class="sexy-digg"><a href="http://digg.com/submit?phase=2&amp;url=http://yudihastono.com/songwriting/waktu-tepat-untuk-menulis-lagu/&amp;title=Waktu+Tepat+Untuk+Menulis+Lagu" rel="nofollow" class="external" title="Digg this!">Digg this!</a></li><li class="sexy-technorati"><a href="http://technorati.com/faves?add=http://yudihastono.com/songwriting/waktu-tepat-untuk-menulis-lagu/" rel="nofollow" class="external" title="Share this on Technorati">Share this on Technorati</a></li><li class="sexy-reddit"><a href="http://reddit.com/submit?url=http://yudihastono.com/songwriting/waktu-tepat-untuk-menulis-lagu/&amp;title=Waktu+Tepat+Untuk+Menulis+Lagu" rel="nofollow" class="external" title="Share this on Reddit">Share this on Reddit</a></li><li class="sexy-stumbleupon"><a href="http://www.stumbleupon.com/submit?url=http://yudihastono.com/songwriting/waktu-tepat-untuk-menulis-lagu/&amp;title=Waktu+Tepat+Untuk+Menulis+Lagu" rel="nofollow" class="external" title="Stumble upon something good? Share it on StumbleUpon">Stumble upon something good? Share it on StumbleUpon</a></li><li class="sexy-friendfeed"><a href="http://www.friendfeed.com/share?title=Waktu+Tepat+Untuk+Menulis+Lagu&amp;link=http://yudihastono.com/songwriting/waktu-tepat-untuk-menulis-lagu/" rel="nofollow" class="external" title="Share this on FriendFeed">Share this on FriendFeed</a></li><li class="sexy-yahoobuzz"><a href="http://buzz.yahoo.com/submit/?submitUrl=http://yudihastono.com/songwriting/waktu-tepat-untuk-menulis-lagu/&amp;submitHeadline=Waktu+Tepat+Untuk+Menulis+Lagu&amp;submitSummary=Ada%20pertanyaan%20seperti%20ini.%20Ada%20nggak%20sih%20waktu%20yang%20paliiiiiiiing%20tepat%20buat%20nulis%20lagu%3F%20Bisa%20nggak%20kita%20menulis%20lagu%20setiap%20semau%20kita%3F%20Jawaban%20saya%20adalah%2C%20bisa%21%20Anda%20bertanya%20lagi%2C%20%22Masa%20iya%3F%20Yang%20benar%20saja.%22%20Gimana%20kalo%20kita%20pas%20lagi%20dalam%20suasana%20hati%20yang%20buruk%20banget.%20Apakah%20masih%20bisa%20menu&amp;submitCategory=science&amp;submitAssetType=text" rel="nofollow" class="external" title="Buzz up!">Buzz up!</a></li><li class="sexy-google"><a href="http://www.google.com/bookmarks/mark?op=add&amp;bkmk=http://yudihastono.com/songwriting/waktu-tepat-untuk-menulis-lagu/&amp;title=Waktu+Tepat+Untuk+Menulis+Lagu" rel="nofollow" class="external" title="Add this to Google Bookmarks">Add this to Google Bookmarks</a></li><li class="sexy-myspace"><a href="http://www.myspace.com/Modules/PostTo/Pages/?u=http://yudihastono.com/songwriting/waktu-tepat-untuk-menulis-lagu/&amp;t=Waktu+Tepat+Untuk+Menulis+Lagu" rel="nofollow" class="external" title="Post this to MySpace">Post this to MySpace</a></li><li class="sexy-mixx"><a href="http://www.mixx.com/submit?page_url=http://yudihastono.com/songwriting/waktu-tepat-untuk-menulis-lagu/&amp;title=Waktu+Tepat+Untuk+Menulis+Lagu" rel="nofollow" class="external" title="Share this on Mixx">Share this on Mixx</a></li><li class="sexy-newsvine"><a href="http://www.newsvine.com/_tools/seed&amp;save?u=http://yudihastono.com/songwriting/waktu-tepat-untuk-menulis-lagu/&amp;h=Waktu+Tepat+Untuk+Menulis+Lagu" rel="nofollow" class="external" title="Seed this on Newsvine">Seed this on Newsvine</a></li><li class="sexy-designfloat"><a href="http://www.designfloat.com/submit.php?url=http://yudihastono.com/songwriting/waktu-tepat-untuk-menulis-lagu/&amp;title=Waktu+Tepat+Untuk+Menulis+Lagu" rel="nofollow" class="external" title="Submit this to DesignFloat">Submit this to DesignFloat</a></li><li class="sexy-linkedin"><a href="http://www.linkedin.com/shareArticle?mini=true&amp;url=http://yudihastono.com/songwriting/waktu-tepat-untuk-menulis-lagu/&amp;title=Waktu+Tepat+Untuk+Menulis+Lagu&amp;summary=Ada%20pertanyaan%20seperti%20ini.%20Ada%20nggak%20sih%20waktu%20yang%20paliiiiiiiing%20tepat%20buat%20nulis%20lagu%3F%20Bisa%20nggak%20kita%20menulis%20lagu%20setiap%20semau%20kita%3F%20Jawaban%20saya%20adalah%2C%20bisa%21%20Anda%20bertanya%20lagi%2C%20%22Masa%20iya%3F%20Yang%20benar%20saja.%22%20Gimana%20kalo%20kita%20pas%20lagi%20dalam%20suasana%20hati%20yang%20buruk%20banget.%20Apakah%20masih%20bisa%20menu&amp;source=yudihastono.com" rel="nofollow" class="external" title="Share this on Linkedin">Share this on Linkedin</a></li><li class="sexy-misterwong"><a href="http://www.mister-wong.com/addurl/?bm_url=http://yudihastono.com/songwriting/waktu-tepat-untuk-menulis-lagu/&amp;bm_description=Waktu+Tepat+Untuk+Menulis+Lagu&amp;plugin=sexybookmarks" rel="nofollow" class="external" title="Add this to Mister Wong">Add this to Mister Wong</a></li><li class="sexy-scriptstyle"><a href="http://scriptandstyle.com/submit?url=http://yudihastono.com/songwriting/waktu-tepat-untuk-menulis-lagu/&amp;title=Waktu+Tepat+Untuk+Menulis+Lagu" rel="nofollow" class="external" title="Submit this to Script &amp; Style">Submit this to Script &amp; Style</a></li><li class="sexy-blinklist"><a href="http://www.blinklist.com/index.php?Action=Blink/addblink.php&amp;Url=http://yudihastono.com/songwriting/waktu-tepat-untuk-menulis-lagu/&amp;Title=Waktu+Tepat+Untuk+Menulis+Lagu" rel="nofollow" class="external" title="Share this on Blinklist">Share this on Blinklist</a></li><li class="sexy-diigo"><a href="http://www.diigo.com/post?url=http://yudihastono.com/songwriting/waktu-tepat-untuk-menulis-lagu/&amp;title=Waktu+Tepat+Untuk+Menulis+Lagu&amp;desc=Ada%20pertanyaan%20seperti%20ini.%20Ada%20nggak%20sih%20waktu%20yang%20paliiiiiiiing%20tepat%20buat%20nulis%20lagu%3F%20Bisa%20nggak%20kita%20menulis%20lagu%20setiap%20semau%20kita%3F%20Jawaban%20saya%20adalah%2C%20bisa%21%20Anda%20bertanya%20lagi%2C%20%22Masa%20iya%3F%20Yang%20benar%20saja.%22%20Gimana%20kalo%20kita%20pas%20lagi%20dalam%20suasana%20hati%20yang%20buruk%20banget.%20Apakah%20masih%20bisa%20menu" rel="nofollow" class="external" title="Post this on Diigo">Post this on Diigo</a></li><li class="sexy-twittley"><a href="http://twittley.com/submit/?title=Waktu+Tepat+Untuk+Menulis+Lagu&amp;url=http%3A%2F%2Fyudihastono.com%2Fsongwriting%2Fwaktu-tepat-untuk-menulis-lagu%2F&amp;desc=Ada%20pertanyaan%20seperti%20ini.%20Ada%20nggak%20sih%20waktu%20yang%20paliiiiiiiing%20tepat%20buat%20nulis%20lagu%3F%20Bisa%20nggak%20kita%20menulis%20lagu%20setiap%20semau%20kita%3F%20Jawaban%20saya%20adalah%2C%20bisa%21%20Anda%20bertanya%20lagi%2C%20%22Masa%20iya%3F%20Yang%20benar%20saja.%22%20Gimana%20kalo%20kita%20pas%20lagi%20dalam%20suasana%20hati%20yang%20buruk%20banget.%20Apakah%20masih%20bisa%20menu&amp;pcat=Internet&amp;tags=" rel="nofollow" class="external" title="Submit this to Twittley">Submit this to Twittley</a></li><li class="sexy-mail"><a href="mailto:?subject=%22Waktu%20Tepat%20Untuk%20Menulis%20Lagu%22&amp;body=I%20thought%20this%20article%20might%20interest%20you.%0A%0A%22Ada%20pertanyaan%20seperti%20ini.%20Ada%20nggak%20sih%20waktu%20yang%20paliiiiiiiing%20tepat%20buat%20nulis%20lagu%3F%20Bisa%20nggak%20kita%20menulis%20lagu%20setiap%20semau%20kita%3F%20Jawaban%20saya%20adalah%2C%20bisa%21%20Anda%20bertanya%20lagi%2C%20%22Masa%20iya%3F%20Yang%20benar%20saja.%22%20Gimana%20kalo%20kita%20pas%20lagi%20dalam%20suasana%20hati%20yang%20buruk%20banget.%20Apakah%20masih%20bisa%20menu%22%0A%0AYou%20can%20read%20the%20full%20article%20here%3A%20http://yudihastono.com/songwriting/waktu-tepat-untuk-menulis-lagu/" rel="nofollow" class="external" title="Email this to a friend?">Email this to a friend?</a></li><li class="sexy-comfeed"><a href="http://yudihastono.com/songwriting/waktu-tepat-untuk-menulis-lagu/feed" rel="nofollow" class="external" title="Subscribe to the comments for this post?">Subscribe to the comments for this post?</a></li></ul><div style="clear:both;"></div></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yudihastono.com/songwriting/waktu-tepat-untuk-menulis-lagu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Melodi dulu atau lirik dulu?</title>
		<link>http://yudihastono.com/songwriting/melodi-dulu-atau-lirik-dulu/</link>
		<comments>http://yudihastono.com/songwriting/melodi-dulu-atau-lirik-dulu/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Oct 2009 16:39:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yudihastono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Songwriting]]></category>
		<category><![CDATA[kata-kata]]></category>
		<category><![CDATA[lirik]]></category>
		<category><![CDATA[lyric]]></category>
		<category><![CDATA[melodi]]></category>
		<category><![CDATA[melody]]></category>
		<category><![CDATA[melody or words first?]]></category>
		<category><![CDATA[music or lyric first?]]></category>
		<category><![CDATA[songwriter]]></category>
		<category><![CDATA[syair]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yudihastono.com/?p=1347</guid>
		<description><![CDATA[Mana yang sebaiknya kita buat dulu saat menulis lagu, melodinya dulu atau liriknya dulu? Pertanyaan ini memang termasuk pertanyaan yang paling sering dilontarkan khususnya oleh mereka yang sedang belajar menulis lagu.

&#8220;Saat membuat lagu mana yang harus dibuat lebih dulu? Kata-katanya dulu atau nadanya?&#8221;

Well, tidak ada aturan baku yang mengharuskan kita menulis lagu mulai dari lirik [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mana yang sebaiknya kita buat dulu saat menulis lagu, melodinya dulu atau liriknya dulu? Pertanyaan ini memang termasuk pertanyaan yang paling sering dilontarkan khususnya oleh mereka yang sedang belajar menulis lagu.</p>
<blockquote>
<p style="text-align: left;">&#8220;Saat membuat lagu mana yang harus dibuat lebih dulu? Kata-katanya dulu atau nadanya?&#8221;</p>
</blockquote>
<p><em>Well</em>, tidak ada aturan baku yang mengharuskan kita menulis lagu mulai dari lirik dulu atau melodi dulu. Itu dulu poin yang paling penting. Mau dari manapun kita mulai, entah itu melodinya dulu atau liriknya dulu, hasil akhirnya tetap sama: Lagu.</p>
<p>Jika Anda membuat minuman teh manis, mana yang Anda masukkan ke dalam gelas terlebih dulu? Air teh kemudian gulanya? Atau gula dulu baru air teh? Beberapa orang suka gula dulu, beberapa orang yang lain suka air tehnya dulu. Mana yang lebih dulu, hasil akhirnya tetap sama, teh manis.  Kalo saya sih lebih suka gula dulu, tapi itu saya lho ya. Lain halnya mungkin dengan Anda.</p>
<p>Jadi, mesti mulai dari mana?</p>
<p><img class="alignleft" style="margin-left: 10px; margin-right: 10px;" src="http://yudihastono.com/wp-content/uploads/2009/10/songwriting.jpg" alt="" width="179" height="269" />Seperti yang saya tadi sudah jelaskan, tidak ada aturan baku. Namun ada beberapa hal yang mungkin bisa membantu Anda untuk menentukan harus mulai dari mana Anda saat menulis lagu.</p>
<p><strong>1. Kemudahan dan kenyamanan</strong></p>
<p>Mungkin lebih mudah bagi Anda untuk menuliskan liriknya dulu karena dari lirik akan muncul inspirasi untuk membuat melodinya. Atau juga sebaliknya. Lakukan saja mana yang lebih mudah dan lebih nyaman bagi Anda. Nggak ada salahnya  juga untuk mencoba dua-duanya. Jika Anda sudah terbiasa menulis lagu mulai dari cara yang satu, cobalah cara yang lainnya. Saya pribadi lebih terbiasa menulis lagu mulai dari melodinya. Namun saya juga pernah mencoba untuk menulis lagu mulai dari liriknya dan cukup terkejut dengan hasilnya. Lain dari yang lain :). Hanya saja, ketika mencoba cara yang lain, jangan sampai Anda memaksakan diri. Jika memang idenya nggak keluar, ya sudah. Anda bisa <em>switch</em> ke cara yang lebih mudah dan nyaman. Atau Anda bisa berhenti dulu dan mencobanya lain waktu.</p>
<p><strong>2. Titik berat lagu</strong></p>
<p>Anda ingin membuat lagu dengan melodi yang bagus, atau lagu dengan lirik yang kuat? Jika Anda ingin lagu yang Anda tulis memiliki melodi yang bagus cobalah untuk mulai menulis dari melodinya dulu. Demikian juga sebaliknya. Bila Anda menginginkan lagu dengan lirik yang kuat, cobalah mulai dengan menuliskan liriknya. Namun ini bukan jaminan 100%, hanya merupakan suatu kecenderungan saja. Ada kalanya lagu yang pembuatannya dimulai dari lirik malah lebih <em>melodious</em> dibandingkan dengan lagu yang dibuat mulai dari melodinya dulu.</p>
<p><strong>3. Apa yang terlintas dalam pikiran</strong></p>
<p>Nah, ini nih yang paling enak. Terkadang, secara tiba-tiba, terlintas rangkaian melodi di kepala saya. Kalo sudah begini sih nggak usah pikir-pikir panjang lagi kita harus membuat lagu mulai dari sepenggal melodi yang terlintas tadi. Ada kalanya justru malah kata-katanya yang muncul di pikiran kita. Biasanya, proses pembuatan lagu yang diawali oleh sesuatu yang bersifat spontan seperti ini akan berakhir dengan hasil yang gemilang. Sayangnya, hal semacam ini tidak setiap saat terjadi.</p>
<p>Yang jelas, mau darimana kita mulai, kita selalu perlu menyesuaikan antara yang kita buat pertama dengan yang kita buat berikutnya. Jika Anda mulai dengan kata -kata, Anda harus buat melodi yang klop dengan kata-katanya. Tidak jarang juga setelah kita buat melodinya, gantian kata-katanya yang kita sesuaikan juga karena kita merasa melodi yang kita buat tadi <em>dapet banget feelnya</em>.  Semuanya fleksibel. Sangat fleksibel. Bahkan saking fleksibelnya kita juga bisa membuat lagu mulai dari melodi untuk chorus, kemudian mendapatkan kata-kata dulu untuk <em>verse</em>nya, melengkapi <em>chorus</em>nya dengan kata-kata dan akhirnya mendapatkan melodi untuk <em>verse</em>nya. Hal ini boleh-boleh saja. Toh hasil akhirnya adalah lagu :).</p>
<p>Ada satu cara lagi membuat lagu selain mulai dari melodi atau liriknya yaitu mulai dari keduanya secara bersamaan. Hal ini sangat mungkin terjadi bila kita sudah memiliki gambaran yang jelas tentang lagu yang akan kita buat. Dalam imajinasi kita sudah terbayang cerita dari lagu ini dan ke mana melodi lagu ini mengalir. Jika ini terjadi, maka kita akan mendapatkan sebuah lagu yang utuh dan menyatu, baik dari segi kesatuan lirik dan melodi maupun dari segi struktur lagunya (<em>verse</em> dan <em>chorus</em>).</p>
<p>Ada pertanyaan, bagaimana jika kita belum ada gambaran tentang lagunya tapi kita ingin membuat lagu mulai dari lirik dan melodi secara bersamaan? Apakah mungkin? Sangat mungkin. Coba saja. Saya juga pernah mencobanya, awalnya mencoba untuk menyanyikan satu baris kata-kata, spontan saja. Dari sini, kemudian baru muncul ide-ide berikutnya. Tapi proses ini nggak mudah lho ya. Kalo kita nggak dalam kondisi <em>mood</em> yang bagus, sebaiknya jangan dipaksakan. Mungkin bagi yang sudah terbiasa dengan cara ini, akan fine fine saja. Saya sendiri banyak stucknya dengan cara ini. Jadi lebih suka mulai dari melodi saja.</p>
<p>Kesimpulannnya, dalam membuat lagu kita bisa mulai dari mana saja.  Yang penting jangan memaksakan diri, selalu libatkan emosi dan <em>just follow your heart and may your song flow</em>. Pastikan juga bahwa dari manapun Anda mulai, hasil akhirnya adalah lagu. Jangan sampai mulai dari melodi atau lirik tapi hasil akhirnya nasi capcay. Hahaha…kalo ini saya juga mau :D.</p>
<div class="sexy-bookmarks sexy-bookmarks-expand sexy-bookmarks-bg-sexy"><ul class="socials"><li class="sexy-facebook"><a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://yudihastono.com/songwriting/melodi-dulu-atau-lirik-dulu/&amp;t=Melodi+dulu+atau+lirik+dulu%3F" rel="nofollow" class="external" title="Share this on Facebook">Share this on Facebook</a></li><li class="sexy-twitter"><a href="http://twitter.com/home?status=Melodi+dulu+atau+lirik+dulu%3F+-+http://bit.ly/3HFztl+(via+@yudihastono)" rel="nofollow" class="external" title="Tweet This!">Tweet This!</a></li><li class="sexy-delicious"><a href="http://del.icio.us/post?url=http://yudihastono.com/songwriting/melodi-dulu-atau-lirik-dulu/&amp;title=Melodi+dulu+atau+lirik+dulu%3F" rel="nofollow" class="external" title="Share this on del.icio.us">Share this on del.icio.us</a></li><li class="sexy-digg"><a href="http://digg.com/submit?phase=2&amp;url=http://yudihastono.com/songwriting/melodi-dulu-atau-lirik-dulu/&amp;title=Melodi+dulu+atau+lirik+dulu%3F" rel="nofollow" class="external" title="Digg this!">Digg this!</a></li><li class="sexy-technorati"><a href="http://technorati.com/faves?add=http://yudihastono.com/songwriting/melodi-dulu-atau-lirik-dulu/" rel="nofollow" class="external" title="Share this on Technorati">Share this on Technorati</a></li><li class="sexy-reddit"><a href="http://reddit.com/submit?url=http://yudihastono.com/songwriting/melodi-dulu-atau-lirik-dulu/&amp;title=Melodi+dulu+atau+lirik+dulu%3F" rel="nofollow" class="external" title="Share this on Reddit">Share this on Reddit</a></li><li class="sexy-stumbleupon"><a href="http://www.stumbleupon.com/submit?url=http://yudihastono.com/songwriting/melodi-dulu-atau-lirik-dulu/&amp;title=Melodi+dulu+atau+lirik+dulu%3F" rel="nofollow" class="external" title="Stumble upon something good? Share it on StumbleUpon">Stumble upon something good? Share it on StumbleUpon</a></li><li class="sexy-friendfeed"><a href="http://www.friendfeed.com/share?title=Melodi+dulu+atau+lirik+dulu%3F&amp;link=http://yudihastono.com/songwriting/melodi-dulu-atau-lirik-dulu/" rel="nofollow" class="external" title="Share this on FriendFeed">Share this on FriendFeed</a></li><li class="sexy-yahoobuzz"><a href="http://buzz.yahoo.com/submit/?submitUrl=http://yudihastono.com/songwriting/melodi-dulu-atau-lirik-dulu/&amp;submitHeadline=Melodi+dulu+atau+lirik+dulu%3F&amp;submitSummary=Mana%20yang%20sebaiknya%20kita%20buat%20dulu%20saat%20menulis%20lagu%2C%20melodinya%20dulu%20atau%20liriknya%20dulu%3F%20Pertanyaan%20ini%20memang%20termasuk%20pertanyaan%20yang%20paling%20sering%20dilontarkan%20khususnya%20oleh%20mereka%20yang%20sedang%20belajar%20menulis%20lagu.%0D%0A%0D%0A%22Saat%20membuat%20lagu%20mana%20yang%20harus%20dibuat%20lebih%20dulu%3F%20Kata-katanya%20dulu%20atau%20na&amp;submitCategory=science&amp;submitAssetType=text" rel="nofollow" class="external" title="Buzz up!">Buzz up!</a></li><li class="sexy-google"><a href="http://www.google.com/bookmarks/mark?op=add&amp;bkmk=http://yudihastono.com/songwriting/melodi-dulu-atau-lirik-dulu/&amp;title=Melodi+dulu+atau+lirik+dulu%3F" rel="nofollow" class="external" title="Add this to Google Bookmarks">Add this to Google Bookmarks</a></li><li class="sexy-myspace"><a href="http://www.myspace.com/Modules/PostTo/Pages/?u=http://yudihastono.com/songwriting/melodi-dulu-atau-lirik-dulu/&amp;t=Melodi+dulu+atau+lirik+dulu%3F" rel="nofollow" class="external" title="Post this to MySpace">Post this to MySpace</a></li><li class="sexy-mixx"><a href="http://www.mixx.com/submit?page_url=http://yudihastono.com/songwriting/melodi-dulu-atau-lirik-dulu/&amp;title=Melodi+dulu+atau+lirik+dulu%3F" rel="nofollow" class="external" title="Share this on Mixx">Share this on Mixx</a></li><li class="sexy-newsvine"><a href="http://www.newsvine.com/_tools/seed&amp;save?u=http://yudihastono.com/songwriting/melodi-dulu-atau-lirik-dulu/&amp;h=Melodi+dulu+atau+lirik+dulu%3F" rel="nofollow" class="external" title="Seed this on Newsvine">Seed this on Newsvine</a></li><li class="sexy-designfloat"><a href="http://www.designfloat.com/submit.php?url=http://yudihastono.com/songwriting/melodi-dulu-atau-lirik-dulu/&amp;title=Melodi+dulu+atau+lirik+dulu%3F" rel="nofollow" class="external" title="Submit this to DesignFloat">Submit this to DesignFloat</a></li><li class="sexy-linkedin"><a href="http://www.linkedin.com/shareArticle?mini=true&amp;url=http://yudihastono.com/songwriting/melodi-dulu-atau-lirik-dulu/&amp;title=Melodi+dulu+atau+lirik+dulu%3F&amp;summary=Mana%20yang%20sebaiknya%20kita%20buat%20dulu%20saat%20menulis%20lagu%2C%20melodinya%20dulu%20atau%20liriknya%20dulu%3F%20Pertanyaan%20ini%20memang%20termasuk%20pertanyaan%20yang%20paling%20sering%20dilontarkan%20khususnya%20oleh%20mereka%20yang%20sedang%20belajar%20menulis%20lagu.%0D%0A%0D%0A%22Saat%20membuat%20lagu%20mana%20yang%20harus%20dibuat%20lebih%20dulu%3F%20Kata-katanya%20dulu%20atau%20na&amp;source=yudihastono.com" rel="nofollow" class="external" title="Share this on Linkedin">Share this on Linkedin</a></li><li class="sexy-misterwong"><a href="http://www.mister-wong.com/addurl/?bm_url=http://yudihastono.com/songwriting/melodi-dulu-atau-lirik-dulu/&amp;bm_description=Melodi+dulu+atau+lirik+dulu%3F&amp;plugin=sexybookmarks" rel="nofollow" class="external" title="Add this to Mister Wong">Add this to Mister Wong</a></li><li class="sexy-scriptstyle"><a href="http://scriptandstyle.com/submit?url=http://yudihastono.com/songwriting/melodi-dulu-atau-lirik-dulu/&amp;title=Melodi+dulu+atau+lirik+dulu%3F" rel="nofollow" class="external" title="Submit this to Script &amp; Style">Submit this to Script &amp; Style</a></li><li class="sexy-blinklist"><a href="http://www.blinklist.com/index.php?Action=Blink/addblink.php&amp;Url=http://yudihastono.com/songwriting/melodi-dulu-atau-lirik-dulu/&amp;Title=Melodi+dulu+atau+lirik+dulu%3F" rel="nofollow" class="external" title="Share this on Blinklist">Share this on Blinklist</a></li><li class="sexy-diigo"><a href="http://www.diigo.com/post?url=http://yudihastono.com/songwriting/melodi-dulu-atau-lirik-dulu/&amp;title=Melodi+dulu+atau+lirik+dulu%3F&amp;desc=Mana%20yang%20sebaiknya%20kita%20buat%20dulu%20saat%20menulis%20lagu%2C%20melodinya%20dulu%20atau%20liriknya%20dulu%3F%20Pertanyaan%20ini%20memang%20termasuk%20pertanyaan%20yang%20paling%20sering%20dilontarkan%20khususnya%20oleh%20mereka%20yang%20sedang%20belajar%20menulis%20lagu.%0D%0A%0D%0A%22Saat%20membuat%20lagu%20mana%20yang%20harus%20dibuat%20lebih%20dulu%3F%20Kata-katanya%20dulu%20atau%20na" rel="nofollow" class="external" title="Post this on Diigo">Post this on Diigo</a></li><li class="sexy-twittley"><a href="http://twittley.com/submit/?title=Melodi+dulu+atau+lirik+dulu%3F&amp;url=http%3A%2F%2Fyudihastono.com%2Fsongwriting%2Fmelodi-dulu-atau-lirik-dulu%2F&amp;desc=Mana%20yang%20sebaiknya%20kita%20buat%20dulu%20saat%20menulis%20lagu%2C%20melodinya%20dulu%20atau%20liriknya%20dulu%3F%20Pertanyaan%20ini%20memang%20termasuk%20pertanyaan%20yang%20paling%20sering%20dilontarkan%20khususnya%20oleh%20mereka%20yang%20sedang%20belajar%20menulis%20lagu.%0D%0A%0D%0A%22Saat%20membuat%20lagu%20mana%20yang%20harus%20dibuat%20lebih%20dulu%3F%20Kata-katanya%20dulu%20atau%20na&amp;pcat=Internet&amp;tags=" rel="nofollow" class="external" title="Submit this to Twittley">Submit this to Twittley</a></li><li class="sexy-mail"><a href="mailto:?subject=%22Melodi%20dulu%20atau%20lirik%20dulu%3F%22&amp;body=I%20thought%20this%20article%20might%20interest%20you.%0A%0A%22Mana%20yang%20sebaiknya%20kita%20buat%20dulu%20saat%20menulis%20lagu%2C%20melodinya%20dulu%20atau%20liriknya%20dulu%3F%20Pertanyaan%20ini%20memang%20termasuk%20pertanyaan%20yang%20paling%20sering%20dilontarkan%20khususnya%20oleh%20mereka%20yang%20sedang%20belajar%20menulis%20lagu.%0D%0A%0D%0A%22Saat%20membuat%20lagu%20mana%20yang%20harus%20dibuat%20lebih%20dulu%3F%20Kata-katanya%20dulu%20atau%20na%22%0A%0AYou%20can%20read%20the%20full%20article%20here%3A%20http://yudihastono.com/songwriting/melodi-dulu-atau-lirik-dulu/" rel="nofollow" class="external" title="Email this to a friend?">Email this to a friend?</a></li><li class="sexy-comfeed"><a href="http://yudihastono.com/songwriting/melodi-dulu-atau-lirik-dulu/feed" rel="nofollow" class="external" title="Subscribe to the comments for this post?">Subscribe to the comments for this post?</a></li></ul><div style="clear:both;"></div></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yudihastono.com/songwriting/melodi-dulu-atau-lirik-dulu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
