Make It Simple!

Seiring dengan kemajuan teknologi, kita akan semakin tertegun dengan kecanggihan dan kerumitan penemuan teknologi baru. Simak saja perkembangan teknologi salah satu gadget yang paling vital saat ini, handphone. Handphone pertama saya dulu Nokia 3210. Masih ingat taglinenya? Begitu kecil begitu pintar. Gimana kalo sekarang? Masih bisa dibilang kecil atau pintar? Phonebooknya saja kalo nggak salah cuma muat 200 nama. Sekarang sudah ada iPhone dan Blackberry. Nokia sendiri sudah meluncurkan N97 dengan fitur yang sangat menawan. Kalo dipikir-pikir, sebenarnya untuk apa sih inovasi-inovasi itu? Kalo disadari, kecanggihan dan kerumitan teknologi ini adalah untuk mengejar yang namanya kesederhanaan atau lebih tepatnya kemudahan. Semakin canggih handphonenya, tentu semakin banyak kemampuanya, tapi yang terpenting adalah handphone tersebut memberikan kemudahan bagi penggunanya. Yang dulunya mau internetan mesti ke warnet, sekarang bisa dengan handphone. Nonton TV pun bisa. Rekam video dan ambil gambar pun juga bisa. Dengerin radio FM juga bisa. Apalagi untuk keperluan bisnis. Para eksekutif sekarang dimudahkan dalam melakukan pekerjaan mereka. Mengirim email, fax, membuat sheet laporan hingga melakukan transaksi semua bisa dilakukan dengan handphone hanya dengan melakukan 2 atau 3 klik saja. Luar biasa ya. Kecanggihan dalam kesederhanaan , di sinilah raksasa-raksasa pembuat handphone itu berkompetisi. Canggih tapi nggak sederhana, ribet, rumit, ruwet….wah bakal ditinggalin deh.

Cerita lain lagi. Mengapa Google mampu menggeser posisi Yahoo sebagai situs pencari terbesar? Salah satu sebabnya adalah Google memiliki interface yang lebih sederhana daripada Yahoo. Google hanya menampilkan fitur-fitur dan link yang perlu saja. Inilah yang disukai oleh mayoritas pengguna internet. Facebook dan Twitter, keduanya sama-sama situs jejaring sosial. Saat ini Facebook memang yang terbesar menyusul MySpace. Tapi bukan tidak mungkin suatu saat Twitter bisa menggeser posisi MySpace dan Facebook karena Twitter adalah yang paling sederhana dan lugas di antara mereka. Intinya, manusia sebagai pengguna handphone ataupun internet menyukai kesederhanaan, yang praktis, yang gampang.

Dua paragraf di atas sekarang akan saya kaitkan dengan songwriting atau penulisan lagu. Songwriting pun menuntut suatu kesederhanaan. Jika kita simak, lagu-lagu big hits adalah lagu-lagu yang sederhana. Lagu-lagu ini menggunakan melody yang sederhana, bentuk atau struktur lagu yang sederhana, yang mudah diingat oleh pendengarnya. Bahkan tidak jarang lagu-lagu ini menggunakan tak lebih dari 5 chord, melodinya juga tak lebih dari 7 not dan range nada dalam lagunya nggak lebih dari satu oktaf. Lagu-lagu itu nyatanya tidak hanya mudah diingat tapi juga mudah dinyanyikan.

“Never underestimate the power of simplicity and when writing a song, keep it simple. The simpler, the merrier.”

Ternyata kesederhanaan sangatlah penting di dalam penulisan lagu. Jadi jika Anda ingin exist dalam sebuah industri musik sebagai seorang songwriter, mulailah dengan membuat lagu-lagu yang sederhana. Tentu saja ini bukanlah sesuatu hal yang mudah. Ada hal-hal lain yang mesti diperhatikan yang akan saya sharingkan di posting berikutnya. Untuk saat ini, ini dulu ya.

Semoga bermanfaat.

aj_468x60_v1

There are no comments, yet.

Why don’t you be the first? Come on, you know you want to!

Leave a Comment